Presiden Jerman Hormati Borobudur, Kenapa Dewa Panci Malah Sebarkan Penghinaan Agama?



Usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 16 Juni 2022, Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, melanjutkan kunjungan kerjanya dengan mengunjungi Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, Jumat (17/06/2022). Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama

Dalam kunjungan ke Candi Borobudur ini, Presiden Frank-Walter Steinmeier meninjau sejumlah laboratorium konservasi dan dilanjutkan dengan melihat secara langsung kondisi Candi Borobudur. Bahkan, Frank-Walter juga menyempatkan diri untuk naik ke Candi Borobudur dan dirinya merasa sangat takjub.

Menurut Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Hilmar Farid, Frank-Walter terlihat senang ketika mendengarkan cerita tentang Candi Borobudur, relief, serta perjalanan Sang Buddha Gautama yang dijelaskan oleh petugas balai konservasi.

Presiden Jerman memberi apresiasi kepada Pemerintah Indonesia, yang telah melakukan konservasi Candi Borobudur dengan baik. Kunjungan ini juga membahas tentang pertukaran teknologi untuk upaya konservasi Candi Borobudur. Penghormatan Frank-Walter Steinmeier terhadap Borobudur ini, tentu jadi ironi jika dikatikan dengan kelakuan Roy Suryo yang menyebarkan foto stupa editan bermuatan unsur penghinaan terhadap simbul agama Budha.

Akibat perbuatannya, Roy Suryo -- yang kini juga dikenal dengan sebutan "Dewa Panci" di kalangan netizen -- dilaporkan ke polisi oleh organisasi masyarakat Dharmapala Nusantara, bersama Forum Kader Bela Negara Jakarta Utara,terkait kasus dugaan meme stupa Borobudur.Kedua ormas membuat laporan ke Polda Metro Jaya, sambil menyerahkan bukti cuitan Roy Suryo di media sosial twitter. Pelapor menilai, cuitan Roy Suryo menyinggung perasaan umat Buddha.





Post a Comment

Previous Post Next Post