Bisa Kendalikan Emosi, Toprak Lebih Berpeluang Bawa Pulang Juara WSBK 2021 ke Turki

Pembalap tim Pata Yamaha, Toprak Razgatlioglu, tampil lebih tangguh dan lebih cepat dari pembalap Kawasaki, Jonathan Rea, dalam Free Practice (FP) 1 dan Free Practice 2 seri terakhir World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok,pada Jumat 19 November 2021. Artinya, pembalap asal Turki itu punya peluang lebih besar untuk merebut gelar juara WSBK 2021. Tampaknya, hanya emosi Toprak Razgatlioglu sendiri yang bakal jadi musuh utamanya. 

 

Kenapa emosi Toprak Razgatlioglu sendiri yang jadi lawan pembalap asal Turki itu? Karena pengendalian emosi yang baik akan membuatnya terhindar dari crash (terjatuh). Dalam seri WSBK sebelumnya, Toprak kerap terjatuh saat bersaing adu overtaking. Di WSBK Argentina contohnya,  Toprak terjatuh karena tak bisa mengendalikan emosinya saat bersaing dengan Jonathan Rea.

 

Bila melihat teknik penguasaan track baru di Sirkuit Pertamina Mandalika, Toprak Razgatlioglu terbukti lebih unggu dari Jonathan Rea. Pembalap tim Pata Yamaha itu tak menemui kesulitan berarti untuk melibas aspal baru Sirkuit Pertamina Mandalika dalam dua sesi latihan bebas yang digelar Jumat (19/11/2021). 

 

Toprak Razgatlioglu tampil tercepat dalam FP1 pada Sabtu pagi dengan catatan waktu 1:34,985 mengalahkan Alex Lowes dari tim Kawasaki Racing Team dengan selisih 1,544 detik yang berada di posisi kedua. Sementara itu rival utama Razgatlioglu dalam perebutan gelar WSBK tahun ini, Jonathan Rea tampil buruk akibat masalah teknis di FP1 dengan finis di urutan 11, terpaut 2,401 detik dari pembalap asal Turki tersebut.


Kegemilangan Razgatlioglu berlanjut di FP2 saat ia kembali menjadi yang tercepat dengan unggul 0,174 detik dari Rea yang berhasil memperbaiki posisinya untuk berada di urutan kedua dengan catatan waktu 1:34,404.


Seusai menjalani dua sesi latihan bebas jelang balapan WSBK di Sirkuit Mandalika besok, Razgatlioglu mengaku senang dengan catatan waktu yang dimilikinya. Salah satu faktor yang membuatnya tampil sangat cepat karena ia suka ketika membalap di trek baru seperti di Sirkuit Mandalika ini. "Saya selalu menyukai trek baru, saya sangat cepat di trek yang 'kotor' ini, karena saya selalu berlatih seperti ini," kata Razgatlioglu di sesi jumpa pers dikutip KompasTV dari Antara, Jumat (19/11/2021) . 

 

Saat ini, Toprak Razgatlioglu sudah unggul 30 poin dari Jonathan Rea. Toprak Razgatlioglu mengoleksi 531 poin, sementara Rea mengemas 501 poin. Pada seri WSBK Mandalika ini, ada 62 poin yang akan diperebutkan Toprak Razgatlioglu dengan Jonathan Rea dalam race Superpole, Race 1 dan Race 2. Bila Toprak finis tepat di belakang Rea dalam tiga race di WSBK Mandalika ini, sudah cukup untuk membawa pulang gelar juara WSBK 2021. Sehingga tak cukup alasan bila Toprak Razgatlioglu sampai kedodoran dalam mengendalikan emosinya.


Namun persaingan Toprak Razgatlioglu dengan Jonathan Rea dalam berebut gelar juara ini, ada pembalap lain yang berpotensi menjadi pengganggu. Salah satunya adalah Scott Redding, pembalap Ducati. Kemungkinan pesar, Scott Redding bakal bersaing ketat dengan Toprak Razgatlioglu dan Jonathan Rea di barisan depan. Walau tak bisa lagi ikut bersaing merebut gelar juara, Scott Redding bertekad akan tampil ngotot sebelum pindah ke motor baru BMW pada musim depan.

 

 Dengan kata lain, persaingan tiga pembalap - Scott Redding, Toprak Razgatlioglu dan Jonathan Rea - dipastikan bakal menguji emosi tiap pembalap. Siapa yang tampil lebih cermat dalam mengendalikan emosi akan jadi kunci. Siapa akan lepas kendali emosinya, bisa jadi akan jatuh dan gagal meraih poin. Makanya, pertarungan terakhir seri WSBK di Sirkuit Pertamina Mandalika, pasti akan jadi perhatian para penggemar balap motor sedunia.











Post a Comment

Previous Post Next Post