Breaking News

Ini Dia Pemilik Bom Pasuruan yang Diburu Polisi


Abdullah alias Awari terduga pemilik bom

Sebuah ledakan bom di rumah kontrakan Abdullah alias Awardi mengejutkan warga Kabupaten Pasuruan, tepatnya di Jalan Pepaya, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil. Namun pemilik bom berhasil kabur setelah mengancam warga setempat. Kini polisi sedang melakukan pengejaran.

Suara ledakan di rumah kontrakan Awardi terbilang mengejutkan warga setemat. Semula ledakan dikira warga bersumber dari kompor gas. Karena itu, warga banyak yang berdatangan ke rumah itu. Warga setempat menemukan Awardi dalam kondisi luka-luka dan berlumuran darah.

Anehnya, ketika hendak ditolong warga, Awardi malah mengancam warga. Kemudian, Awardi bergegas masuk ke rumah dan menutup pintu. Setelah itu, terdengar dua kali ledakan lagi. Akibanya, anaknya yang berusia sekitar enam tahun terluka. Pelaku membawa tas ransel yang diduga berisi bom. Warga yang semula berkerumun memilih menghindar.

Awardi  sempat melemparkan bom ke arah Kapolsek Bangil dan meledak di jalan. Selain itu juga sempat menembak seorang warga setempat. Pelaku kemudian melarikan diri membawa sepeda motor, meninggalkan istri dan anaknya yang terluka di rumah sakit.






Reaksi warga di Pasuruan pasca ledakan bom
Sepeda motor ditemukan di tempat parkir Stasiun Pasuruan
 Berikut ciri-ciri terduga teroris pemilik bom yang meledak di Pasuruan. Ada dua KTP yang dimiliki  Abdullah alias Awardi
Abdullah alias Anwardi
 Dua KTP  Abdullah alias Awardi




Berikut penuturan saksi yang dilansir MetroTV



Abdullah tinggal di rumah tersebut selama delapan bulan. Selama ini, dia tak banyak bergaul dengan warga sekitar. Sehingga warga tak mengenal baik aktivitas termasuk pekerjaannya. Rumah yang dikontrak Abdullah adalah milik Saprani, warga setempat.