Breaking News

Tak Kuat Menanjak, Bus Wisata Terguling dan Terbakar di Jalur Sumedang

Sebuah bus pariwisata Pakar Utama Nopol D 7603 tak kuat menanjak saat melewati tanjakan curam di blok Ebah, Desa Cinangsi, Kecamatan Cisitu, Sumedang. Akibatnya, bus oleng dan terguling hingga hangus terbakar. Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (24/6/2018) malam.

Saat itu, bus pulang membawa rombongan wisata 31 orang asal Bandung. Mereka baru saja berwisata dari Pangandaran. Karena jalur selatan menuju Bandung padat, bus bersama kendaraan lainnya dialihkan mengunakan jalur alternatif Malangbong-Wado-Sumedang-Bandung.

Sopir bus Hendi Rohendi (38) diduga tak bisa menguasai jalan yang menanjak di blok Ebah sehingga saat akan melahap tanjakan terjal di sebuah tikungan, bus tak kuat menanjak dan mundur. “Bus mundur  kembali lalu terbalik miring  ke sebelah kiri. Mengalami  ganguan teknis  mesin dan konsleting sehingga terbakar,” kata Kapolres.

“Saya tertidur dan terbangun saat bus mundur serta banyak yang menjerit. Bus terguling dan penumpang panik berusaha memecahkan kaca samping dan belakang untuk keluar,” kata Reza Pahlepi  Septiana, seorang penumpang bus.

Para penumpang ini keluar dari dalam bus yang mulai terbakar. Tak ada korban jiwa karena semua penumpang dan awak bus berhasil keluar dari bus sebelum api membesar.

“Tidak ada korban jiwa, semua penumpang bisa keluar dari dalam bus sebelum bus terbakar habis,” kata Kapolres AKBP Hartoyo yang datang ke lokasi terbakarnya, Minggu (24/6/2018).

Semua korban selamat dan hanya sopir serta dua orang penumpang yang mengalami luka ringan. Para penumpang ini dibawa ke puskesmas Cisitu dan Darmaraja untu mendapat pengobatan. Sopir bus asal Bodogol, Desa Meksrjaya, Kecamatan Rancasari,  Bandung  luka-luka.

Penumpang yang mengalami luka, Diah Maryati (40) asal Ciburial, Desa Cibogo Lembang, Bandung Barat dan Aska Faisal Rahman (7), asal Jalan Cipaku II,  Kelurhan Ledeng, Cidadap, Bandung. (*)


Tak Kuat Menanjak, Bus Wisata Terguling dan Terbakar di Jalur Sumedang