Breaking News

Selain Bom Polrestabes Surabaya Masih Ada Bom Lain Lagi di Sidoarjo: Seorang Teroris Tewas Ditembak


Selain ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya, masih ada bom lain lagi yang dijinakkan oleh polisi di daerah Urang Agung, Sukodono, Sidoarjo pada Senin (14/5/2018) pagi. Dikabarkan, dalam penggrebekan di Urang Agung itu, polisi mengamankan sejumlah terduga teroris. Salah seorang di antaranya dikabarkan tewas ditembak.


Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung membenarkan kabar ini. Penggrebekan dilakukan oleh Densus 88. Namun belum ada keterangan rinci mengenai hasil penggrebekan itu.

Seperti dketahui,  usai meledakkan tiga gereja di Surabaya dan di rumah susun (Rusun) Wonocolo, Taman Sidoarjo, kelompok teroris meledakkan Mapolrestabes Surabaya. Ledakan terjadi pukul 08.50 WIB. Dari video amatir, tampak beberapa potong tubuh manusia berceceran tidak jauh dari pos penjagaan Mapolrestabes Surabaya.

Menurut informasi yang dilansir detik.com, rumah seorang warga di kompleks Perum Maharani blok A4 nomor 11 , Urang Agung, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo diduga anggota jaringan teroris digerebek petugas kepolisian, Senin (14/5/2018). Warga diketahui bernama Budi Satrio (48).

Seorang saksi mata bernama Sigit Priyadi yang juga tetangga dari Budi Satrio mengaku mendengar empat tembakan sekitar pukul 07.30. "Sempat ada suara tembakan kira-kira empat kali," kata Sigit kepada detikcom di lokasi kejadian.

Satu jam kemudian, Sigit melihat satu jenazah dimasukkan ke dalam ambulans. Sementara itu Supardi selaku Ketua RT 13 RW 5 mengungkapkan, dari keterangan yang diperolehnya dari salah satu petugas, warga yang tinggal di rumah yang digerebek itu diduga anggota jaringan teroris ini.

Warga tersebut akhirnya ditembak mati oleh petugas karena melakukan perlawanan petugas. "Terlihat di lokasi petugas juga membawa barang bukti. Tapi barang bukti tersebut kami tidak mengetahui," ujar Supardi di lokasi kejadian.

Supardi menambahkan, pada saat penggerebekan, pihaknya tidak diizinkan untuk memasuki rumah warga tersebut. Ia juga tidak mengetahui kemana jenazah itu dibawa. "Ada satu jenazah yang dibawa ambulans, namum dibawa kemana kami kurang mengetahui," jelasnya.