Breaking News

Tak Boleh Pulang Melayat Anak, Jenazah Dibawa ke Lapas

Seorang tahanan Lapas Watampone, Bone, Sulawesi Selatan menemui nasib sial. Ketika dirinya mendekam dalam tahanan, anak kesayangannya meninggal dunia di rumah. Celakanya, dia tak dizinkan pulang untuk melayat. Akhirnya, jenazah anaknya terpaksa dibawa Lapas Watampone agar ayahnya bisa melihatnya untuk terakhir kali.

Momen menyedihkan ini membuat warga dan netizen ikut turut terlarut dalam kesedihan. Warga binaan Lapas Watampone, Bone, Sulawesi Selatan itu hanya bisa menemui jasad anaknya di kantor lapas. Jenazah bocah bernama Alga tersebut diantar dengan ambulans ke Lapas Kelas II A Watampone. Tubuh dalam balutan kain kafan itu langsung disambut dekapan narapidana yang adalah ayahnya.

Video kejadian itu menyedot simpati warganet sejak diunggah ke Facebook, Jumat (16/3/2018), oleh akun Dudhy Photograf.  Dilansir Tribun-Video.com dari Tribun Timur, Sabtu (17/3/2018), Humas Lapas Watampone Azhar memberi tanggapan dengan menyatakan bahwa pemberian izin tahanan bukan kewenangan mereka.

"Yang bersangkutan itu tahanan hakim, sehingga lapas tidak mempunyai kewenangan untuk memberikan izin melayat," kata Azhar kepada tribunbone.com, Sabtu (17/3/2018) dini hari.

"Yang jelas kalau tahanan lapas tidak punya wewenang, yang punya hak adalah pihak penahan, mempertemukan saja di luar halaman lapas sudah merupakan kebijakan karena alasan kemanusian," jelasnya.

(Tribun-Video.com/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)