Kasus Penemuan Mayat Wanita Telanjang Dicor Semen: Orangtua Korban Minta Pelaku Dihukum Berat

Kasus penemuan mayat wanita telanjang yang dicor semen, terus diusut petugas Polisi Kendal. Sementara itu, orang tua korban meminta aparat penegak hukum agar memberikan hukuman seberat-beratnya terhadap tersangka pelaku.




Seperti diberitakan, penemuan mayat tersebut berawal dari penangkapan pelaku begal. Ketika polisi menggeledah rumah tersangka begal di Desa Puguh, Kecamatan Boja, Kendal, polisi menemukan mayat wanita telanjang yang dicor dengan semen.

Belakangan terungkap, korban diketahui bernama Fitria Anggreni, warga Dusun Tanggulanin, Desa Margosari, Kecamatan Limbangan. Pekerjaan korban adalah sebagai pemandu lagu di sebuah tempat karaoke.

Kepala Dusun (Kadus) Tanggulangin Desa Margosari Kecamatan Limbangan, Munawar mengatakan, korban dijemput pelaku pada Jumat pekan lalu. Pelaku memang kerap menjemput korban di rumahnya dan diajak pergi. "Namun saat Jumat pekan lalu dijemput, korban tidak pernah pulang dan tidak bisa dihubungi oleh keluarganya," katanya.

Polisi masih mengembangkan kasus pembunuhan ini. Sementara jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk diautopsi. Polisi juga memeriksa keluarga korban dan sejumlah saksi untuk mengungkap pembunuhan keji ini.