Breaking News

Bus Amfibi Ini Layak Diproduksi Indonesia



Pada umumnya armada bus dioperasikan di atas aspal dengan penggerak berupa roda. Tetapi bus Terra Wind hasil karya karoseri CAMI (Cool Amphibious Manufacturers International, LLC) ini  dapat beroperasi di dua medan yang berbeda yaitu darat dan air. Itulah yang disebut bus amfibi.

Di darat,  bus ini mampu melaju dengan kecepatan sekitar 80 Mph dan di air dengan kecepatan 7 Knot. Bus amfibi ini memiliki dua pengerak yaitu penggerak roda saat di darat dan penggerak baling-baling saat di atas air.

Terra Wind memiliki dashboard kulit menyerupai kokpit pesawat terbang dengan banyak alat pengukur instrumen dan sistem kontrol. Sistem docking komputer dengan akses internet, GPS, peta bergerak, dan grafik navigasi sebagai peralatan standar.

Terra Wind dirancang menyesuaikan dengan keinginan pengguna baik dari model dekorasi, baik eksterior dan interior.

Bus ini dapat mengapung di atas air karena pada bagian bawah bus di rancang menyerupai kapal laut yang berciri sedikit berbentuk V pada bagian depan dibuat seperti layaknya kapal boat agar dapat memecah air sehinga dapat melaju di atas air dengan mudah. Dilengkapi dengan sistem keamanan seperti pemadam kebakaran otomatis, dapat menahan gelombang ombak hingga ketinggian 3 meter, dan melawan angin dengan kecepatan 40 Mph serta memiliki daya sekitar 330 HP dengan transmisi otomatis.

Terra Wind Technical Data:
Standard Length: 42'6"Width: 102" Height: 12'6" GVWR 33,000 lb (14074 kg)GCWR 43,000 lb (18,614 kg) Fresh Water: 110 GallonsGray Water: 55 GallonsBlack Water: 55 Gallons18kw 240 watt Diesel Generator 3000 Watt Inverter with 300 Amp Inverter 4 Group 31 Deep Cycle House Batteries

Di Sungai Cylde, Glasgow, Skotlandia, bus amfibi jenis ini juga sudah dioperasikan. Menurut Maritime Journal pada 2010 harga sebuah bus buatan kota Nijmegen, Belanda, ini £700,00 (Rp13,64 miliar).

Kondisi alam Indonesia yang beragam terdiri laut dan darat tentunya cocok untuk wilayah operasional bus amfibi.