Penangkapan Buron Pemerkosaan Diwarnai Aksi Kejar-kejaran




Aksi kejar-kejaran disertai tembakan peringatan terjadi di Jalan Siantar-Balige, Desa Aek Natolu, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir, Sabtu. Perisriwa menegangkan ini terjadi ketika polisi memburu tersangka pemerkosaan dan penggelapan mobil, Putra Siahaan (22) warga Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Siahaan pun akhirnya berhasil diamankan petugas Polres Simalungun di Jalan Siantar-Balige, Desa Aek Natolu, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir, Sabtu (24/2/2018).

Dilansir TribunWow.com dari akun Facebook Yuni Rusmini yang diunggah pada Sabtu (24/2/2018), Putra Siahaan (26) warga Deliserdang melarikan diri dengan mengendarai Bus Antar Kota dalam Provinsi (AKDP).

Ia berusaha kabur dengan melintasi beberapa wilayah kabupaten di Sumatera Utara. Sebelumnya, sopir bus bernopol BM 7469 DU dilaporkan oleh pihak keluarga korban ke polisi atas dugaan pemerkosaan.

Menurut keterangan pihak kepolisian, peristiwa tersebut terjadi di rumah kakak kandung WD, Sabtu (24/2/2018) pukul 03.00 WIB. Usai memperkosa WD, Putra Siahaan kemudian memukul korban hingga pingsan dan melarikan diri dengan membawa bus yang biasa ia gunakan sebagai mata pencahariannya.

Dilansir dari tribatasumut, pengejaran terhadap Siahaan berawal dari informasi Kanit Patroli Sat Lantas Polres Siantar, Ipda Rudi Pardede. Informasinya telah terjadi tindak pidana percobaan perkosaan dan melarikan mobil di Aek Kanopan, Kabupaten Labuhanbatu dan diduga pelaku mengarah ke Parapat, Kecamatan Girsang Sipanga Bolon, Kabupaten Simalungun.

Selanjutnya Kanit Lantas Polsek Parapat bersama dengan personil Polsek Parapat Bripka Ependi Silaen dan Briptu Erwin Hutajulu mencoba melakukan penghadangan di Jalan Siantar-Parapat, tepatnya di samping Polsek Parapat."Sekira pukul 09.45 WIB, mobil yang dilarikan tersangka coba diberhentikan petugas.

Namun pelaku semakin tancap gas dan hampir menabrak menabrak personil serta mobil patroli Lantas Polsek Parapat," ujar Ipda Rudi.   Mengetahui hal itu, Kanit Provost Polsek Parapat melakukan tembakan ke atas untuk memberikan peringatan dan himbauan untuk berhenti namun tidak dihiraukan tersangka. Personil Polsek Parapat akhirnya melakukan pengejaran dengan mobil patroli dan sepeda motor.

 Sepanjang pergejaran, petugas dengan pengeras suara meminta agar tersangka berhenti dan sekali sekali melakukan tembakan peringatan. Ternyata tersangka malah semakin kencang dan menghalang-halangi mobil patroli yang tepat berada di belakangnya. Sesampainya di Desa Aek Natolu Jaya, mobil yang dikemudian tersangka mengalami kecelakaan kontra Avanza nomor polisi (nopol) BB 1755 DC meluncur dari arah berlawanan.   Selanjutnya tersangka berhasil diamankan dan mengalami luka-luka sehingga dirawat ke RSUD Parapat. Begitu juga pengemudi Avanza, Holmes Manurung (31) dan Lamtiar Simamora (62) keduanya warga Desa Lumban Tobing, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) juga menjalani perawatan medis di RSUD Parapat.

"Kasus kecelakaan ini telah ditangani pihak Sat Lantas Polres Tobasa. Begitu juga barang bukti kedua kendaraan telah diamankan di Polres Tobasa," pungkas Ipda Rudi. (BS04)