Header Ads


Kuasa Hukum: Setya Novanto Ingin Jadi Justice Collabolator



Terdakwa Setya Novanto menjalani sidang lanjutan kasus korupsi e- kTP di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Pada persidangan kali ini Jaksa menghadirkan enam saksi memberatkan Setya Novanto.

Seperti ditayangkan Liputan6 Malam SCTV,  salah satu saksi Iwan Wirawa alias Riswan, Manager Marketing Money Changer Inti Valuta Sukses menyatakan keponakan Setnov, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo sering melakukan barter Dollar AS dengan Dollar Singapura hingga mencapai 2, 6 juta dollar Amerika Serikat.

Transaksi dilakukan tanpa bukti kwitansi penukaran. Namun, kuasa hukum Setya Novanto menilai saksi Riswan tak ada kaitannya dengan kasus e-KTP dan hal ini membuktikan bahwa Setya Novanto bukanlah aktor utama. Setnov juga siap mengajukan diri menjadi Justice Collaborator untuk mengungkap peran-peran dari para pelaku utama.

" Yah, Pak Nov ingin memperjuangkan keadilan supaya fair. Tadi kita sudah tanyakan tentang nama-nama yang hilang karena itu mengusir rasa keadilan juga. Jadi, pilihan menjadi Justice juga pilihan untuk memperjuangkan keadilan supaya proses itu terbuka apa adanya, " terang Kuasa Hukum Setya Novanto, Firma Wijaya.

Selama sidang, Setya Novanto tampak selalu membaa sebuah buku berwarna hitam. Menurut pengacara buku tersebut berisi catatan keterangan saksi yang dianggap penting.
Powered by Blogger.