Breaking News

Ini "Tsunami Politik" dari Jawa Timur: La Nyalla vs Prabowo

Pasca pendaftaran para calon kepala daerah pada Pilkada Serentak 2018, tiba-tiba terjadi "tsunami politik" dari Jawa Timur. Sumbernya datang dari kader Partai Gerindra, yakni La Nyalla. Mantan pengurus PSSI ini meneriakkan nada "pemberontakan" kepada Prabowo setelah dirinya dimintai uang terkait proses pencalonan dalam Pilkada 2018.

Namun, La Nyalla akhirnya marah-marah dan berniat mengajukan gugatan hukum. "... Prabowo itu siapa? Saya bukan pegawainya dia kok!! Kok maki-maki saya?" tegas La Nyalla dalam video yang menjadi viral di media sosial.

Dalam video lain, Prabowo juga menyampaikan pidato aneh menyangkut proses pemilihan calon kepala daerah. Kenapa aneh? Karena logika kalimatnya sulit dipahami. Pada sisi lain Prabowo mengaku sedih, pada sisi yang lain Prabowo menyatakan butuh 300 miliar terkait pencalonan Pilkada.

Jika menyimak video pidato Prabowo dan pernyataan La Nyalla, ada semacam ambivalensi yang lucu dari sikap yang ditampakkan oleh Prabowo. Tapi kesimpulannya sangat jelas bahwa munculnya "pemberontakan" La Nyalla itu menunjukkan bahwa kondisi partai politik di Indonesia ini sungguh memprihatinkan. Di saat kampanye banyak jargon populis ditampakkan. Tapi di balik layar, ada "Tsunami Politik" busuk semacam ini. Akhir kata, berhati-hatilah dalam menentukan pilihan agar tak tertipu oleh topeng-topeng indah yang palsu. (Sutrisno Budiharto)

Untuk lebih jelasnya silakan simah sendiri video Prabowo dan La Nyala di bawah ini:






Sumber Video:
Suara Prabowo

Video La Nyalla