Kebakaran Dahsyat Melanda California AS, Ribuan Orang Mengungsi

Share:

Kebakaran melanda California selatan pada Senin 5 Desember 2017, malam waktu setempat. Dipicu oleh angin kencang Santa Ana, si jago merah merambat dengan cepat dan merusak sekitar 26.000 hektar. Demikian seperti dikutip dari CNN, Selasa (5/12/2017). Api juga melalap pemukiman warga, menyebabkan ribuan orang terpaksa mengungsi.

Saat proses pengungsian terjadi, satu orang dilaporkan tewas. Mobil korban terguling saat hendak mengevakuasi diri dari kebakaran. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Ventura County, Mark Lorenzen melaporkan Senin malam waktu setempat.

Sekitar penghuni 7.786 rumah di Ventura dan Santa Paula mendapat mandat evakuasi wajib dari dinas pemadam kebakaran lokal, meski api belum menjangkau permukiman. Evakuasi tetap dilakukan karena api yang merambat dengan cepat tanpa penghalang dapat ikut melalap Ventura dan Santa Paula. "Api meluas tak terkendali, sehingga sejumlah bangunan dan wilayah di space dapat terancam," kata Polisi Daerah Ventura.

Anggota Polisi Daerah Ventura datang dan menggedor setiap rumah, mengimbau penduduk untuk melakukan evakuasi. Kabar terbaru menyebut, api telah merambat ke beberapa pos pembangkit listrik di Santa Barbara dan Ventura. Akibatnya, listrik padam di pemukiman dengan 260.000 penduduk tersebut. Juru Bicara California selatan, Susan Cox melaporkan.

Bencana Bernama Thomas Hearth
Bencana kebakaran yang secara kolektif disebut dengan nama Thomas Hearth itu dilaporkan muncul pertama di Steckel Park, Santa Paula utara, California selatam sekitar pukul 18.30 waktu setempat.

Angin kencang yang bertiup dengan kecepatan sekitar 64 - 96 km/jam dan vegetasi kering di kawasan, membuat api menyebar dengan cepat. Dalam beberapa jam, api menyebar hingga puluhan ribu hektar, termasuk ke wilayah dataran tinggi dan perimeter pemukiman.

CNN melaporkan, usai api semakin mendekat, warga Santa Paula, California berbondong-bondong melakukan evakuasi dari rumah masing-masing. ( liputan6.com )