Soal Curhat Freddy Budiman, Jend (Purn) Moeldoko Anggap Gawat


Wawancara TV ONE dengan Jenderal (Purn) Moeldoko soal Curhat Freddy Budiman pada Aktivis KontraS.



Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Moeldoko, menegaskan bahwa hukuman berat harus dikenakan terhadap oknum yang membekingi pengiriman narkoba. Pernyataan ini menanggapi testimoni Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar, yang menyebut adanya oknum Jenderal TNI bintang II yang membantu terpidana mati Freddy Budiman saat mengirimkan narkoba dari Medan ke Jakarta. "Kalau sungguh terjadi, harus keras tindakannya," ujar Moeldoko seusai menghadiri acara perayaan 40 tahun pernikahan SBY dan Ani di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, seperti dilansir TRIBUNNEWS.COM.

Dalam wawancara dengan TV ONE, Jenderal (Purn) Moeldoko, menjawab pertanyaan adanya testimoni soal keterlibatan jenderal bintang dua yang disebut mengantar Freddy Budiman ketika mengangkut narkoba dari Medan ke Jakarta. Menurut Moeldoko, locus delity yang dipaparkan dalam curhat Freedy Budiman cukup jelas. Itu merupakan indikator awal yang perlu ditindaklnjuti oleh semuanya.


MENYOAL MAFIOSO DI BELAKANG FREDDY BUDIMAN : SIAPA DALANGNYA? 

BACA JUGA: Pengakuan Freddy Budiman kepada Aktivis KontraS
Dunia Sakau Tempo Doeloe: Konglomerat Pertama Indonesia juga Bisnis Opium