Cinta yang Tak Bisa Mati






Di Valentine Day,
kata orang,
siapa saja boleh bercinta;
Akhirnya, orang-orang pun jadi sibuk
puisi dan simbul-simbul dibongkar dan dibolak-balik
ada yang belanja ini itu
dari beli baju hingga tambal wajah dan dagu
harta negara pun disikut kanan-kiri hanya demi sebuah kata cinta.

Tapi aku tak pernah bisa tahu: kenapa harus di  Valentine Day?
Padahal, sejak dulu kala, di lain Valentine Day,
sudah banyak orang terbuai indahnya cinta
banyak juga orang yang mati tersiksa pahitnya cinta

Tapi aku tak bisa tahu juga: cinta apa yang kalian mau?
Apakah cinta dunia yang lupa akhirat atau cinta harta yang lupa kuburmu?
Apakah cinta pada kekasih yang lupa pencipta atau cinta dosa yang lupa bertaubat?
Ah, terserahlah apa yang kalian mau

Yang penting,
aku mau cuma minta satu;
segelas cinta yang tak bisa mati
seperti cintanya Jalalludin Rumi
yang mampu mengukir derita terasa nikmat
mengubah debu terasa emas
melunakkan besi dan aneka baja
pun kuat menghancurkan gunung dan batu karang
:begitulah cintanya para pecinta sejati
yang tak pernah habis sampai akhir dunia.

***

solo, valentine day 2000
Previous Post Next Post